TAPD Balikpapan Bahas Pembangunan Skema Multi Year
(Anggota DPRD Balikpapan Budiono)
POSKOTAKALTIMNEWS.COM.BALIKPAPAN– Pembahasan Kebijakan
Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA PPAS) Kota
Balikpapan kembali dilakukan Badan Anggaran (Banggar) DPRD dan Tim Anggaran
Pemerintah Daerah (TAPD) Pemkot Balikpapan di ruang paripurna Kantor DPRD baru
baru ini.
Salah satu pembahasan yang dilakukan Banggar
DPRD dan TAPD Kota Balikpapan ini adalah pembangunan Kota Balikpapan melalui
skema multi year.
Anggota DPRD Balikpapan Budiono mengatakan,
hari ini masih dilakukan pembahasan KUA PPAS Banggar DPRD dengan TAPD Pemkot
Balikpapan dan pembahasan ini belum difinalkan. Tapi, rapat ini sudah mengarah
ke rencana pembangunan sekolah dengan skema multi year (tahun jamak).
“Ada 2 USB (Unit Sekolah Baru) yang
pembangunannya akan mengunakan skema multi year. Satu di kawasan Perumahan
Balikpapan Regency Balikpapan Selatan yakni SD dan SMP, serta 1 lagi SMP di
Balikpapan Barat, tepatnya di Kampung Atas Air Kelurahan Margasari,” kata
Budiono.
Pembangunannya dengan skema multi year, tidak
1 tahun tapi sampai tahun 2023 sudah bisa dipakai.
Detail Engineering
Design (DED) pada 2021 ini sudah bisa dimulai. Jadi, pada 2021 dan
2022 akhir sudah selesai.
Selain masalah pendidikan, bidang kesehatan
juga jadi perhatian dalam pembahasan KUA PPAS Banggar DPRD dan TAPD Pemkot
Balikpapan.
“Pak Wali ini kan saat pidato kampanye punya
janji-janji politik. Itu dituangkan di dalam namanya Perda RPJMD yakni ada 9
prioritas pembangunan Kepala Daerah terpilih, diantaranya penanganan banjir,
meningkatkan pendidikan dan kesehatan,” katanya.
Di kesehatan itu, ujarnya, selain membayar
iuran BPJS Kesehatan kelas III yang bukan penerima upah, Wali Kota Balikpapan
terpilih Rahmad Mas’ud juga akan membangun Rumah Sakit (RS) Sayang Ibu
ditingkatkan menjadi RS tipe C.(mid)